Sekolah dipercaya menjadi tuan rumah Lomba Karya Ilmiah Remaja tingkat kota yang diikuti 24 sekolah. Kegiatan berlangsung selama dua hari di aula sekolah.
Peserta mempresentasikan berbagai karya, mulai dari pemanfaatan limbah organik, sistem irigasi hemat air, hingga aplikasi mobile untuk kesiswaan. Dewan juri menilai berdasarkan kebaruan, metodologi, dan dampak implementasi.
Kepala sekolah menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh sekolah dan berharap hasil karya siswa dapat diterapkan di lingkungan masyarakat.